1 August 20190 Komentar | Dilihat : 1625 kali
Ditulis oleh admin
PELATIHAN JULEHA

Diskannak Tuban - Menghadapi Hari Raya Idul Adha 1440 H tahun 2019 serta upaya peningkatan kompetensi dan kemampuan kepada juru sembelih / modin di Kabupaten Tuban, Dinas Perikaanan dan Peternakan Kabupaten Tuban dalam hal ini Bidang Kesehatan Hewan menyelenggarakan Pelatihan Juleha (Juru Penyembelihan Halal).

Kegiatan Pelatihan JULEHA (Juru Penyembelihan Halal) tersebut dilaksankan pada hari Selasa tanggal 30 Juli 2019 yang dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban (Dr. Ir. M. Amenan, MT). Dalam sambutannya Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan menyampaikan bahwa pelatihan kali ini adalah lanjutan dari pelatihan tahun sebelumnya (2018) yang kebetulan pada saat itu pelatihannya terbatas pada pengenalan cara menyembelih yang benar dan cara pemilihan hewan kurban. Tahun lalu peserta beragam, ada yang hanya takmir dan ada yang juru sembelih, untuk tahun ini pelatihan khusus untuk para juru sembelih. Harapannya adalah melalui pelatihan kali ini maka dapat meningkatkan keahlian dan kompetensi dari para juru sembelih/ modin yang ada di Kabupaten Tuban.

Kegiatan tersebut meliputi teori atau materi dan praktik. Teori atau materi dilaksanakan di ruang pertemuan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban sedangkan untuk praktiknya dilaksanakan di Rumah Potong Hewan Kecamatan Tuban. Narasumber pada Pelatihan tersebut adalah Drh. Iskandar Muda, M.Sc, Asesor dan Instruktur Juru Sembelih Halal Nasional dari Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) - Batu.

Tujuan kegiatan Pelatihan JULEHA (Juru Penyembelihan Halal) adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kompetensi, kemampuan dan standarisasi dalam pelaksanaan penyembelihan ternak kurban baik sebelum maupun sesudah penyembeihan sampai dengan pendistribusian daging, serta memberikan pengetahuan tentang prinsip kesejahteraan hewan.

Prinsip Kesejahteraan Hewan dalam penyembelihan yang toyyiban meliputi :

  1. Bebas rasa sakit.
  2. Perebahan yang toyibban.
  3. Penyembelihan sekali sayat.
  4. Darah keluar dengan tuntas.
  5. Hewan benar-benar sudah mati sebelum pengulitan.

Sebelum dilaksanakan teori para peserta melaksanakan pretest dan setelah praktik peserta juga melaksanakan posttest. Hal tersebut bertujuan seberapa besar materi dan praktik yang dipahami dan diaplikasikan oleh para peserta. Para peseta pelatihan juga mendapatkan seperangkat alat peraga penyembelihan ternak meliputi pisau penyembelihan, sepatu boot, apron dan cattle pack. Serta pengasah pisau untuk 3 (tiga) peserta tertentu yang mendapatkan nilai pretest maupun posttest terbaik.

Dalam pelaksanaan Pelatihan tersebut diharapkan para peserta pelatihan dapat menerapkan dan mengaplikasikan pengetahuan serta kemampuannya pada pelaksanaan penyembelihan Hari Raya Idul Adha 1440 H mendatang. Sehingga daging yang beredar di masyarakat aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) serta layak dikonsumsi. (RAW/ZNI)

Kategori
Tag
comments powered by Disqus