6 February 20200 Komentar | Dilihat : 219 kali
Ditulis oleh admin
Suasana Soft Launching Kostratani

Kementrian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta pada tanggal 4 Februari 2020 telah melaksanakan kegiatan Soft Launching Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KOSTRATANI) yang melibatkan Dinas maupun Institusi terkait di seluruh Wilayah di Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan melalui video conference tersebut bertujuan untuk membentuk Petani Indonesia yang maju, mandiri dan modern dengan berbasis pada teknologi.

Dalam video conference  yang dilaksanakan secara serentak di 400 titik diseluruh wilayah Indonesia tersebut juga termasuk dilaksanakan di Propinsi Jawa Timur. Jawa Timur menjadi salah satu Propinsi yang dipilih dalam melaksanakan video conference tepatnya di Kabupaten Tuban. Pemilihan Kabupaten Tuban menjadi lokasi video conference tersebut bukan tanpa alasan, dikarenakan Tuban memiliki potensi Pertanian dan Peternakan yang besar, untuk potensi peternakan utamanya sapi potong yang terbesar kedua di Jawa Timur. Hal itulah yang mendasari Pemerintah Kabupaten Tuban dalam hal ini Dinas Perikanan dan Peternakan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban merekomendasikan kelompok Karya Makmur Sejati dari Desa Plandirejo Kecamatan Plumpang sebagai kelompok binaannya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaan video conference  di Kabupaten Tuban yang digelar di dua tempat yang berbeda dengan lokasi pertama berada di Kostrada Kabupaten, dengan Sekretariat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, sedangkan lokasi kedua dilaksanakan di Kostratani Kecamatan tepatnya di Aula Balai Desa Plandirejo Kecamatan Plumpang.  Acara yang dihadiri perwakilan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Perwakilan dari Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur, Perwakilan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, Camat Plumpang beserta Muspika Kecamatan Plumpang, Kepala Desa Plandirejo beserta perangkat dan seluruh pengurus maupun anggota kelompok. Acara yang dilaksanakan kurang lebih dua jam diawali dengan mendengarkan pengarahan dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam pengarahannya beliau mengatakan Kostratani merupakan gerakan pembangunan pertanian yang dimulai dari tingkat kecamatan dengan menarik semua komponen pertanian yang ada di wilayah pedesaan. Sehingga diharapkan dengan adanya Kostratani simpul koordinasi ditingkat Daerah akan menjadi lebih baik dan dapat mendorong terwujudnya single data dan pusat pembangunan pertanian di masing–masing wilayah.

Dalam waktu yang singkat ini Syahrul Yasin Limpo juga berkesempatan mencoba sistem Agricultur War Room (AWR) yang diluncurkan dengan menyapa kelompok Petani dan Peternak yang tergabung dalam saluran tersebut. Beberapa persoalaan teknis yang terjadi dalam uji coba ini, yakni terdapat beberapa lokasi yang belum bisa terhubung dengan baik sehingga sistem tersebut memerlukan penyempurnaan kembali untuk kedepannya. (TB/ZNI)

Kategori
comments powered by Disqus